Takdir dan Peluang

Ada sesuatu yang namanya takdir, dimana kita tidak bisa memilih. Contohnya keluarga, itu sesuatu yang sudah ditakdirkan dan kita nggak bisa milih siapa orang tua yang melahirkan kita dan kakak atau adik yang tumbuh besar bersama kita.

Tapi sekali  takdir ada juga yang dinamakan peluang, yang setiap hari dan setiap detik kita hadapi. Dari hal sepele seperti peluang untuk memilih makanan, sampe peluang untuk memilih pasangan hidup atau pilihan gaya hidup. Semua itu peluang dalam hidup yang memaksa kita untuk memilih salah satu diantara banyak pilihan. Pilihan yang kita pilih itu pada akhirnya yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi masa depan kita.

Kenapa gue nulis tentang ini??

Sebenernya gue cuma mau ngingetin diri gue sendiri. Kalau apa yang terjadi hari ini, sebenernya banyak pengaruhnya dari pilihan2 gue dimasa lalu. Banyak peluang-pelung dikehidupan gue yang gue ambil tapi banyak juga yang gue lewatkan. Bukannya gue lagi menyesali keputusan gue dimasa lalu sih, tapi belakangan ini gue lagi berusaha untuk lebih peka terhadap peluang-peluang yang lewat di depan mata gue dan mau belajar untuk lebih dewasa pas mempertimbangkan untuk menerima atau menolak peluang itu. Dan tentunya belajar lebih bersyukur juga dengan peluang yang dateng ke gue. 

Dan kalaupun gue ’salah‘ ambil peluang itu, gue mau tetep besyukur dan membuat ‚kesalahan‘ itu sebagai pelajaran berarti buat gue, supaya kedepannya gue lebih bijak lagi untuk memilih peluang mana yang akan gue ambil 🙂 Tohhh hidup itu sebenernya proses belajar. Dan yang paling penting jangan pernah iri dan apalagi nyalahin orang lain, karena keputusan yang kita ambil. Setiap orang punya peluang masing-masing dihidupnya… 

Ayo kita lebih peka untuk mengenali peluang yang baik untuk kita dan lebih besyukur untuk apa yang kita punya 🙂 

Advertisements
Getaggt mit , , ,

21 Gedanken zu „Takdir dan Peluang

  1. Fiberti sagt:

    kalau bahasa jawanya peluang itu aji mumpung ya mba shin..mumpung ada kesempatan …mumpung ini mumpung itu…

  2. Arman sagt:

    betul banget. semua keputusan dan kejadian di masa lalu, baik yang bagus maupun yang gak bagus itu yang semua membawa kita sampe sekarang. 🙂

  3. Setiap keputusan di masa lalu, jadi seperti apa kita hari ini. Sesalah-salahnya keputusan masa lalu, pasti jadi hikmah buat kita. Dan kalaupun memang keputusan yang dulu tu salah banget, semoga kita selalu punya „exit door“ ke arah yang lebih baik. So life is gonna be better and better. Sekarang pun aku berusaha untuk lebih peka sama peluang mba Sinta, for better future. 🙂

  4. mysukmana sagt:

    seperti karma gitu ya

  5. Tulisannya bagus banget Shin. Jadi inget-inget peluang yang terlepaskan dulu!
    Yang paling teringat dulu sempet gak mau sekolah ke Australia gara2 mantan pacar. Kelewat deh peluang bisa dapat PR sana. Tapi kalau ke sana, kan nggak ketemu jodoh yang sekarang di NZ? apa ini takdir? hehehe 🙂

  6. zilko sagt:

    Setuju banget! Hidup kita sekarang adalah produk dari peluang-peluang yg kita ambil/tidak ambil di masa lalu. Begitu juga nantinya, pilihan kita sekarang akan menentukan masa depan kita.

  7. inlycampbell sagt:

    Setuju Shinta, kejadian sekarang pasti imbas dari kejadian sebelumnya.. no regrets buat yang sudah lewat, tinggal jalanin yang sekarang dan kedepannya bisa lebih baik..

  8. oppie83 sagt:

    Ye setuju bgt gw Shin, apalagi pas elo nulis ttg jangan iri dgn … Be happy with what you have. Semoga sakseis yaaa!💗

  9. Stephanie sagt:

    Setuju banget Atha! Ada beberapa peluang yang terlewati pas awal kuliah karena gue males2an dulu, tapi gue percaya kalau everything happened for a reason. Daripada disesali, mending dinikmati.

    • Iya steph… Mungkin dari peluang yang dilewatkan dulu, kita sekarang jadi lebih dewasa 🙂 Aku juga awal2 kuliah males2an dan sempet nyesel juga. Hehe untungnya nggak sampe kelewatan dan malah kuliahnya berantakan. Semangat stephh!!

  10. Mama Keizha sagt:

    Waah cakep tulisannya mba, salam kenal ya 😀

    Kalo menurut saya semuanya kembali ke takdir… Misalnya, kita memang ditakdirkan membuat kesalahan dalam mengambil keputusan, hingga peluang pun hilang. Dari kesalahan itu muncul peluang baru… kita ambil dan berhasil, itulah yang ditakdirkan terbaik untuk kita.

    Karena kehidupan dan masa depan adalah misteri, yang penting semangat dan terus berusaha utk yang terbaik. Walaupun pada suatu titik nanti kita harus menyerah pada takdir…

    *duh bahasaku :))i.

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s

%d Bloggern gefällt das: